Laila, Gadis Kecil Berkuncir Dua

Laila gadis kecil berkuncir dua, pergi ke sekolah selalu diantar ibunda. Duduk di kelas tiga, Laila bersekolah dengan rajinnya.


Laila gadis kecil berkuncir dua, hari ini diantar paman ke sekolah karena bunda harus bekerja. Dalam dunianya hanya ada tawa, Laila bermain riang dengan teman sebaya.


Laila gadis kecil berkuncir dua, terpatri dalam kebingungan tatkala pamanlittle girl menyelipkan tangan ke dalam roknya. Berkata bahwa itu tanda sayang orang dewasa. Laila diam dalam kepolosannya.


Laila gadis kecil berkuncir dua, tiada lagi senyum di wajah gembilnya. Tak suka ketika paman menindih tubuhnya. Laila diancam tak boleh bicara.


Laila gadis kecil berkuncir dua, sekarang hanya diam seribu bahasa. Tak ada lagi ceria, apalagi tawa. Semua terenggut dengan paksa sebelum ia mengerti itu apa.

SELAMATKAN GADIS KECIL KITA

Waspada terhadap siapa saja

Dunia semakin gila

104 Tanggapan to this post.

  1. Tengok kana kir..

    Pertamaxx (rock)

    cepeat2 posting amankan posisi :-D

    Balas

  2. Salut dengan cara menyampaikan pesan ala cerita eka.. *acung jempol*

    Balas

  3. hm… yayaya… that’s why sex education itu perlu banget, biar mereka ga ho oh2 ajah kalo ada peristiwa seperti itu

    Balas

    • Iya, untungnya skr beberapa sekolah Tk sudah aware dengan hal ini.
      Jadi mereka ajari murid2nya (dgn bahasa anak kecil tentunya)
      At least ada usaha untuk mencegah hal2 kayak gini

      Balas

      • Minimal sebarkan informasi. Semakin banyak tahu semakin banyak pengetahuan.
        “Selamatkan Gadis Kecil Kita”
        Semoga.

  4. Wah, anak2 mesti diberitahu untuk jaga diri nih.

    Balas

  5. Duh jangan sampai anggota keluarga kita jadi seperti Laila. Mudah2an kita dijauhkan dari hal hal yg seperti itu.

    btw, thanks kunjungannya mbak :)

    Balas

  6. Wah bagus ni poetic style nya. Btw tukeran link yuk ma blog q di http://www.ahmadyuliyanto.co.cc/
    link blog ini dah q psg di blog q.
    thanks

    Balas

  7. Wah… puisinya mantabs :bd
    Bolehkah saya share di FB? (Gak dikopi kontentnya kok, cuma share link/tautan.. Boleh ya)

    Balas

  8. syarat makna dan peringatan,
    jaga anda dan keluarga anda baik2

    Balas

  9. kalimat kalimat di atas bagus nih dijadikan iklan layanan masyarakat , aku nggak tahu apa banyak kasus pedofil di tanah air ?

    kalau di sini lumayan , korbannya ya anak anak kecil, pelaku biasanya datang dr lingkungan terdekat termasuk tetangga, terakhir yg menghebohkan ada anak kecil usia 8 tahunan keturununan turki mati diperkosa dulu terus dicekik, ternyata pelakunya adalah tetangganya sendiri cuma bersebelahan apartemennya, akhirnya ketangkap sih di turki, kabur ke sana pelakunya habis mbunuh, ngeri banget !

    Balas

    • Saya rasa banyak mbak El, tapi gak terungkap. Disini budaya nya kan beda.
      Budaya malu, menganggap itu aib membuat para pelaku seperti itu masih bebas berkeliaran aja.
      Dan mengintip2 korban lain.
      Nyebelin

      Balas

  10. Mari kita jaga bocah2 tersebut dari perbuatan manusia2 biadab. Keselamatan dan masa depan mereka adalah tanggung jawab kita. salam

    Balas

  11. dunia sudah terbalik, dulu orang tua dan guru sering bilang hati-hati sama orang asing ato yang belum dikenal, sekarang hati-hati sama orang yang paling dekat dengan mu.

    Balas

  12. Ngeri membayangkannya. Semoga ke depannya tidak terjadi masalah amoral seperti ini [hanya bisa berdoa]

    Balas

  13. Ka,
    Ada salah satu kerabat yang punya pengalaman seperti si kecil Laila. Saat itu dia masih umur tiga/empat tahun, gemuk, pipi gembil, tertawa riang adalah hobinya selain makan tentu saja..
    Petaka itu terjadi ketika ia liburan ke desa dan ia menjadi korban pelecehan seksual oleh tetangga neneknya.

    Aku nangis, Ka!
    Apalagi lelaki yang hobi mabuk itu masih umur belasan….

    Balas

    • Makanya La, gue bilang
      dunia ini udh gila.
      segila – gilanya !
      sableng kan, so sorry to hear bout ur relative hope she can move on (though surely life will not the same again)

      Balas

  14. oalah cerita diobok-obok ya ini?

    Hmm turut prihatin
    anak sekecil itu ….

    Balas

  15. ngeri, ka :(

    Balas

  16. ketika kebiadaban merajalela di sekitar kita, kewaspadaan -bukan kecurigaan apalagi paranoia- harus semakin ditingkatkan..

    Balas

  17. Terlalu!!!!!

    Saya gak tahu apa yang ada dalam pikiran sang abang hingga tega memperkosa adiknya sendiri…

    Pelecehan? banyak perempuan yang mengalami… hanya mereka masih takut untuk mengadukan ke pihak yang berwajib karena ancaman dan intimidasi dari pihak tertentu..

    satu hal yang penting perempuan juga jangan mau dilecehkan dengan sikap dan tindakan yuang dapat merusak masa depan.

    saya prihatin dan ikut berdoa untuk temanmu semoga bisa menatap hari depan dengan lebih ceria.

    Balas

  18. Itu alasannya kenapa saudara-saudara saya gak mau di rumah ada pembantu laki-laki … gak mau ada sopir ..

    Bukan mau berprasangka buruk, tapi resikonya gak sebanding …
    Masa depan si gadis kecil …

    Balas

  19. Penyampaian pesan yang sangat oke. Aku kagum banget. Aku seneng dengan tulisan mbak eka.

    Kutunggu tulisan lainnya

    Balas

  20. hm… nice post

    jadi inget novel a man named dave n kebetulan lagi baca novel true story berjudul “behind the closed door” tentang kekerasan sexual dlam keluarga (anak)

    skali lg nice post
    :)

    Balas

  21. Ini aq baca pertama tidak mengerti, tapi akhirnya saya mengerti setelah berpikir sejenak.. :-s sedih rasanya, perihatin, siapa yang hrs dipperbaiki ?

    Balas

  22. itu sapa mbak?

    Balas

  23. Posted by DV on Mei 9, 2009 at 6:33 PM

    Kurang! Kudunya ditambah..
    Laila, gadis kecil berkuncir dua, akhirnya secara sah harus rela ditindih Sang Paman.. Ia dipoligami pada akhirnya :)

    Balas

  24. Kejahatan bukan karena niat dan kesempatan, . . .

    Balas

  25. http://www.akusutarji.wordprees.com

    untuk bisa berhati-hati dalam menitipkan kepada orang bahkan saudara kita sendiri

    Balas

  26. Posted by Indah on Mei 9, 2009 at 8:50 PM

    Mau komen dulu soal puisinyaa.. aaiihh.. Eka ini jago mengolah kataa dhe aahh, gua masih terkagum2 membaca akhiran a-nya yang berima tapi nyambung dan berkaitan dari awal sampe akhir! Mantapss..

    *angkat_topi.com*

    Sekarang mo komen tentang isi puisinya itu sendirii.. aaarrrggghhh!! Enaknya neeh pelaku macam gini tuh diapain yaa biar pada kapok and bikin orang2 lain yang punya hasrat sejenis buat mikirr ampe panjaaaang bangets sebelon akhirnya melakukan hal yang sama! *toeng*

    Tega amat seeh ngerusak masa depan seorang anak kecil yang masih polos and lugu and menghapus keceriaan dari wajahnya, huhuhu..

    Ngga hanya gadis kecil, Laa, khan banyak juga bocah2 laki2 yang mendapatkan perlakuan serupa *sigh*

    Balas

  27. Memang kita harus hati-hati menjaga anak…terkadang yang membahayakan adalah lingkungan terdekat kita, bisa paman, keponakan, pembantu dan lain-lain

    Balas

  28. emang sekarang jaman dah edan,,
    suka jijik dan pengen ninju, tipt tipe pria dewasa apalagi dah tua badot suka ngelakuin pelecehan seksual ama anak kecil

    dah otak binatang org kayak gitu ga layak berstatus orang..perlu dibinasakan
    #napsu mode on,,maap kan,,,#

    Balas

  29. iiiih…..
    maunya ya si kucir dua itu.
    Ah, zaman sekarang memang sudah keterlaluan. Hampir kiamat sudah.

    Balas

  30. waspada kepada siapa saja, dan memang pelakunya sudah biasa dikenal si anak, ya ampun…

    Balas

  31. Miris ya sahabat
    Makin banyak yang gak berperikemanusiaan
    :(

    Balas

  32. very nice poem!
    emang paling serem dan menjijikkan tuh ngeliat para pedofilia!

    btw, tentang page nya wordpress gua email ke lu ya ka. gua gak bisa nulisnya di komen soalnya jadi gak keliatan rumusnya terus soalnya kan html. hope you don’t mind karena gua ngemail ke lu langsung.

    Balas

  33. Prnh baca hasil penelitian bhw kecenderungan skrng kekerasan seksual justru dilakukan oleh org2 terdekat, anggota keluarga atau tetangga dkt rmh krbn.
    Saya ngajar TK mbak, jd berasa bngt mkn susahnya memberi pengertian pd anak2 ttg hal ini, hal yg plng kcl sy tanamkan adalah menjaga sikap ( terutama sikap duduk yg suka sembarangan sampe klhtn bj dlm), cara berpakaian, perilaku thd lawan jenis krn kdng2 anak2 tdk sdr sikap mrk yg msh polos itupun bs mengundang nafsu manusia2 tdk bertanggung jawab.

    Balas

  34. Dunia ini emang isinya sudah serba gila.. Banyak perubahan yg katanya kemajuan, tapi kenyataannya moral dan prilaku makin primitif aja. Segala apa pun kesempatan, akan digunakan oleh mereka2 yg gila utk memuaskan nafsu dan hasratnya. Ouwalah..dunia dunia

    Balas

  35. namanya jaman edan…
    banyak pervert-pervert berkeliaran, bahkan mungkin orang terdekat. waspadalah…waspadalah…(bang napi mode: on)

    Balas

  36. Biasanya aku selalu percaya: nilai sebuah tulisan terletak pada apa yang disampaikan. Bukan dengan mengotak-atik bahasanya agar terasa indah.

    Namun di tulisan ini aku mendapatkan keduanya: baik apa yang kau sampaikan maupun cara penyampaiannya.

    Balas

  37. Hloh..lha koq ampir sama critane..wkxkxkxkxkxkx..

    Kacian yah si laila akirna hrs canggung..,kalo laila canggung mah orang pada ngarti..wkxkxkxkxkx..

    Balas

  38. duh skrg kejahatan makin kumplit aja yah..
    maling, copet, rampok, kurupsi, masih ditambah lagi Phedophilia
    tega amat sih…!!!

    Balas

  39. duhhh jangan sampe anakku yg mengalami…anakku cowok sih tapi ya tetep aja takut…

    Balas

  40. Begitu kamu punya anak perempuan, maka jagalah dia sebaik-baiknya. Biar dikatakan kolot, tapi anak perempuan yang paling rentan perlakuan buruk. Aku dan dua adik perempuanku berterima kasih pada ibunda yang selalu ada di samping kami. KOLOT tapi kami aman.

    Jika aku punya anak perempuan, sudah pasti aku tidak akan bekerja. Tuhan mungkin tahu sifatku sehingga aku dikaruniakan dua anak laki-laki.

    Hari ini hari ibu, mari kita anak perempuan mengucapkan terima kasih pada perlindungan bunda kita masing-masing.

    EM

    Balas

  41. hmm..
    tersirat..
    hati-hati kepada siapa saja..
    semoga keimanan dalam melindungi seseorang dari perbuatan yang menyimpang tersebut
    *save the childen..*

    Balas

  42. Ikh…ngeri, bener2x jaman edan.

    Balas

  43. Damn… puisinya keren banget, ga usah banyak kiasan langsung to the point ke tema nya. Isinya juga lugas…. ck…ck…ck. Dunia emang gila

    Balas

  44. saya belum punya anak sih

    Balas

  45. ngeriiii…. ngeriiiii….

    Balas

  46. menyelamatkan laila-laila yang lain adalah tugas kita semua

    Balas

  47. serem ya mbak dunia ney..
    anak kecil yang masih sangat panjang jalannya langsung kepotong masa depannya…

    Balas

  48. waaahhh.. jahat ya paman itu! memanfaatkan kepolosan anak kecil.. Grrrrr….

    Balas

  49. hmh…..speechless gue, ka’….
    it happens around us…

    Balas

  50. trusts no body

    Balas

  51. Kok Laila si Gadis Kecil Berkuncir Dua nunduk terus seh…

    Balas

  52. demikianlah manusia. terkadang bisa sangat mulia tapi disaat yang sama juga bisa sangat biadab (seperti si-paman). let’s save our children…..

    Balas

  53. “laila, kalau di ajak sama Om itu jangan mau aja ya”, hahahaha :mrgreen:

    Balas

  54. terkadang banyak sekali kejadian yang pilu itu dilakukan oleh orang orang terdekat kita

    Balas

  55. semakin banyak kejahatan seksual terselubung jangan sampai menimpa gadis kecil kita
    very nice sista

    Balas

  56. hufffh,…sedih bacanya
    *harus extra hati”neh yg punya anak gadis ,jd kepikiran

    Balas

  57. Dulu, dunia gak separah ini deh kayaknya, eh sekarang, orang banyak belajar dari sinetron sadis… jadilah begini

    Balas

  58. Mari kita jaga anak2 tersebut dari perbuatan manusia2 biadab. Keselamatan dan masa depan mereka adalah tanggung jawab kita

    Balas

  59. Posted by gwgw on Mei 11, 2009 at 8:06 AM

    waduh…kagum banget gw …puisinya sangat inspiratif banget….sangat menyentuh banget mbak….
    ..
    ..
    siapa yg berani ganggu laila…ha… ???? *tiba-2 gw marah*
    ..
    ..
    gw tangkap pelakunya.., gw akan hajar pelakunya.., gw akan potong “anunya”.. , gw bakar “anunya” dan gw akan buang “anunya” ke selokan….

    *sadis banget*

    lho kok gw bisa sadis ghitu ya ?….*heran*

    Balas

  60. Posted by deni oktora on Mei 11, 2009 at 8:44 AM

    hii…pedopil….

    http://www.denioktora.com

    Balas

  61. hiks…
    dasar Om Om!!!
    hugh!!

    Nak, tunggu mama aja ya…
    Mama pasti jemput….
    (gitu gw bilang ma anak gw ntar…)

    Balas

  62. salut atas penyampaian cerita nya….well..mungkin harus seperti bang napi….Waspadalah…Waspadalah..

    Balas

  63. AAaihhhhhhhhhhh seremmm……
    Semogaaaa anak gw dijauhkan dari orang begituan. Kalo sampe ada yang berani nyentuh dikit aja, ku balbal dia bolak balik.

    Balas

  64. sekarang banyak yg seperti itu ya mbak?
    bagus buat dijadiin iklan layanan masyarakat mbak..
    banyak yang masi nganggep hal ini tabu,
    tapi beneran harus disosialisasikan, biar orang tua di luar sana bisa lebih berhati-hati..

    Balas

  65. Mungkin lebih bijaksana bila sikecil jangan sampai lepas dari pantauan sang ibu, terlebih bila si kecil berada di luar rumah, bila perlu nomor satu kan hal itu.
    Mba Eka thanks telah ngunjungin aq, jangan bosan memberi masukan ya mba. O ya link mba Eka dan aq pasang di blog aq.
    Thanks ya mba dan semua pengunjung.

    Balas

  66. tak jarang justru orang – orang terdekat yang mengancap anak-anak..

    Balas

  67. ya kejahatan selalu berada disekitar kita

    Balas

  68. SAVE LAILE…
    SAVE MANOHARA.. (lho….)
    :)

    Balas

  69. ingin rasanya mateni paman’e laila…

    Balas

  70. Ya, tidak gampang menjaga anak perempuan zaman sekarang tapi aku selalu berdoa dan percaya.. Tuhan mengutus malaikatnya untuk menjagai mereka.

    Balas

  71. @Wempi… setuju ntu sama komentnya,

    Balas

  72. hmm..pendidikan agam nomer satu..dan terus pantau perkembangannya…=)

    http://sendit.wordpress.com

    Balas

  73. agama maksudnya…=)

    Balas

  74. allohu akbar…mari kita selamatkan laila2 kita….

    Balas

  75. wah tega buanget dengan sodara ndiri :(

    nikmat didunia neraka di akhirat :)

    Balas

  76. wah..wah.. jadi musti bikin barrier yang kuat buat adik2 gue nih kalo begini..

    jangan sampe adik2 gue begitu

    Balas

  77. I love child…!!
    Mdh”an org” yang ngerusak laila” lainnya dapat ganjaran setimpal..!!

    Balas

  78. tembusan buat ibu2 yg punya anak perempuan. Maupun bagi calon ibu2… jaga anaknya yaaa

    Balas

  79. makasih sharingnya kak..
    semoga orang2 tua semakin mawas terhadap anak2 gadis kecilnya

    Balas

  80. Aduh, kasian ya.

    Balas

  81. Kurang ajar tuh Paman…!
    baca juga postingan saya Mba…
    di
    http://dalmuji.wordpress.com/2009/04/17/hati-hati-untuk-ibu-muda-dan-remaja-putri/

    Balas

  82. Serem yah kalo mikir soal ini. Apalagi anak gw cewek. Thx for reminding Ka!

    Balas

  83. Eka, ada award dariku. Ambil yah!

    Balas

  84. Dunia emang udah gila…yang seharusnya melindungi,justru yg berpotensi menyakiti…what a criminal..

    Balas

  85. penyampaiannya bagus mbak. ck ck ck
    *jarang-jarang saya muji, catet ya* :mrgreen:

    kebiasaan orang tua dulu pendidikan seks dianggap tabu, kalo sekarang saya pikir pandangan itu harus dirubah. seks itu kodrat, jadi harus dikenalkan sejak dini, misalnya perbedaan bentuk, trus lagi (mohon maap ya) jangan perbolehkan anak dipegang-pegang anunya sama siapapun!

    sedih saya kalo denger korban pelecehan kadang malah jadi pihak yang disalahkan, dianggap bikin malu, aib yang harus disembunyikan. duh!

    Balas

  86. bener mba, jaman skarang makin gila, ngga cuma paman, bahkan kakek sendiri tega sama cucunya, sedih dengernya :(

    Balas

  87. Dunia makin gila, kiamat makin dekat

    Balas

  88. Posted by antoniuszs on Mei 11, 2009 at 10:41 PM

    gag ngerti >.<

    Balas

  89. two thumbs up!!

    mesti disebarkan, dan dijadikan “virus”
    agar semua orang “tertular” awareness
    akan adanya kejahatan disekitar kita

    kita bisa mencegahnya bersama sama!!

    Balas

  90. Miris denger2 berita anak kecil kayak Laila ini, miris karena kenapa sich cowok2 itu ga beli di pinggir jalan sana aja…???
    Setuju ama Eka, selamatkan gadis kecil kita…!!!


    ***
    yeee… beli di pinggir jalan… giling lu sarannya
    harusnya tu org2 kayak gitu disunat abis hahaha

    Balas

  91. Posted by wilbertsitu on Mei 13, 2009 at 3:33 PM

    antisipasi perlu….
    deteksi dini sangat perlu….
    safety sangat-sangat perlu…..
    lebih baik mencegah dari pada…..

    ***
    Betil itu pak

    Balas

  92. awal kisah ttg laila menyenangkan, ternyata diakhir menyengsarakan…

    musti hati-hati….. *waspada*

    #EKA
    ya itu tanggung jawab kita bersama

    Balas

  93. harus hati-hati mba jaman sekarang banyak yang sulit dipercaya. sampai-sampai LSM anak-pun banyak yang berkedok LSM demi meraup uang dari sumbangan-sumbangan.( pengalaman dari seorang teman yang skripsinya mengenai anak jalanan dan sibuk mondar-mandir dari satu LSM ke LSM lainnya.)

    beberapa saat yang lalu saya menonton siaran televisi ‘talk show’ yang mendatangkan seorang suster yang juga berprofesi sebagai penculik anak (dia punya sindikat). Menjual anak-anak ke suatu yayasan dengan kisaran harga 3-4 juta.
    SAVE OUR CHILDREN (OUR NEXT GENERATION)

    #EKA
    kalo bukan kita yang peduli.. siapa lagi…:)

    Balas

  94. Posted by Dean on Mei 23, 2009 at 2:36 AM

    gila semakin mendunia

    #EKA
    begitulah, kita yg waras ini hrs lebih waspada

    Balas

Tanggapi posting ini